Refleksi Pemilu Legislatif Untuk Masyarakat Nias

Mau tahu cara bisnis internet

Pemilu legislatif yang dilaksanakan pada 9 April 2009 lalu memberikan pelajaran berharga bagi masyarakat yang ada di kepulauan Nias. Sebagaimana diprediksi jauh-jauh hari sebelum pemilu legislatif sekitar bulan November 2008 bahwa melihat penduduk pulau Nias dengan jumlah 500 ribu masyarakat pemilih di dua kabupaten yaitu Nias dan Nias selatan bisa mengantarkan 3 sampai 4 orang anggota DPR RI ke Senayan sebagai perwakilannya. Asumsi ini disertai alasan bahwa masyarakat Nias masih banyak yang bermukim di kabupaten/kota yang masih masuk dapil sumut 2 (ada 14 kab/kota) sehingga untuk menggolkan minimal 3 orang itu adalah sangat masuk akal.

Namun setelah diketahui hasil pemilu ternyata hanya satu orang yang bisa berhasil yaitu Yasonna Laoly dari PDIP. Hal ini bisa terjadi karena dua faktor yaitu partai dan orang yang menjadi caleg yang tidak tepat.

Kelompok pertama yaitu partainya yang tidak tepat, inilah caleg yang berpotensi bisa mendulang suara karena ketokohan dan kemampuan yang dimiliki caleg namun partai yang dimasuki adalah partai yang tidak lolos parlement threshold diantara mereka ini adalah :

1. OTNIEL LIZARO WAWURU, SE dari PARTAI PEDULI RAKYAT NASIONAL (PPRN).

2. Drs. ARISMAN ZAGOTO dari PARTAI DAMAI SEJAHTERA (PDS).

3. ESTHER GN. TELAUMBANUA dari PARTAI DEMOKRASI PEMBARUAN (PDP).

Kelompok kedua adalah caleg yang ketokohan dan kemampuan yang dimiliki kurang memadai namun sudah berada pada partai yang sudah tepat mereka ini adalah

1. Drs. OLOZOTUHO HARITA, S.Sos, M.Si dari PARTAI HATI NURANI RAKYAT.
2.  DERMAWATI HAREFA, SH dari PARTAI GERAKAN INDONESIA RAYA (Gerindra).
3.  Ir. ICHTIAR NDRURU dari PARTAI GOLKAR .
4.  KURNIA JAYA F. DAELI, SE dari PDIP.
5.  FONDRARADODO NDRURU, S.KOM dari Partai Demokrat.

Dan satu-satunya caleg yang memiliki kemampuan dan berada pada partai yang tepat adalah Yasonna Laoly dan hanya dialah yang lolos menjadi anggota DPR RI dari dapil sumut 2 putra Nias.

Kejadian yang dialami pada pemilu 2009 ini dapat diambil hikmahnya pada pemilu yang akan datang dalam upaya mengoptimalkan putra/i Nias yang menjadi perwakilan di DPR RI.

Disini ada cara bisnis internet

Satu Tanggapan

  1. Itulah kalian orang Nias, bodoh dan penipu menggelembungkan suara biar menang tapi ketahuan..hehe

    Kalian masih perlu belajar sama orang Batak biar pintar kalian jangan seperti katak dalam tempurung…hakakak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: