Penggelembungan Suara di Nias Selatan Dahsyat !

Disini ada cara bisnis internet
Benar Suara Yasonna Laoly di Gelembungkan

Trimedya Panjaitan  15.869 ternyata hanya meraih 2.467 suara.
Yassona  23.786 suara ternyata hanya 7.685 suara.
Fondraradodo Ndruru 62,849 suara ternyata hanya 11.093 (+ 51.756 suara).
Ahmad Khadafi Wibowo Lubis  (PAN) 10.313 suara  ternyata hanya 324 suara.

Sangat menyedihkan di Nias Selatan terjadi penggelembuangan suara, dan wajar selama ini Bapak Yasona Laoli tidak setuju di lakukan penghitungan ulang karena suara beliau di gelembungkan.. berikut petikan dari kompas.com.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) melakukan penghitungan ulang hasil rekapitulasi di Nias Selatan (Nisel) sejak tanggal 7 Mei dan baru menyelesaikan rekapitulasi suara untuk partai politik dan calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Selasa (12/5). Nisel termasuk dalam daerah pemilihan Sumatera Utara 2 untuk pemilihan anggota DPR. Penghitungan ulang masih terus dilakukan untuk caleg DPRD provinsi dan DPRD kabupaten.

Di antara nama calon legislatif yang perolehan suaranya berkurang terdapat nama-nama yang cukup terkenal, seperti Trimedya Panjaitan dan Yassonna H Laoly dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Trimedya, yang sebelumnya mendapat 15.869 suara di Nisel, setelah penghitungan ulang, Ketua Komisi III DPR tersebut hanya meraih 2.467 suara. Demikian halnya Yassona yang berdasarkan rekapitulasi tanggal 30 April meraih 23.786 suara, berdasarkan hitung ulang dia hanya mendapatkan 7.685 suara.

Pengurangan jumlah suara terbanyak terjadi pada calon legislatif dari Partai Demokrat, Fondraradodo Ndruru. Jika pada rekapitulasi sebelumnya dia memperoleh suara 62,849 suara dari Nisel, maka setelah dihitung ulang, suaranya hanya 11.093. Jumlah perolehan suara Fondraradodo berkurang hingga 51.756 suara.

Caleg lain yang perolehan suaranya berkurang cukup drastis adalah Ahmad Khadafi Wibowo Lubis dari Partai Amanat Nasional (PAN). Jika sebelum penghitungan ulang Ahmad mendapatkan 10.313 suara dari Nisel, maka setelah penghitungan ulang, dia hanya memperoleh 324 suara.

Mau tahu cara bisnis internet

3 Tanggapan

  1. keliatannya kabupaten ini memiliki keunikan, untuk itu perlu ahli sosial budaya mempelajari apa yang menyimpang dari masyarakat disana.

  2. yasonna laoly doktor penipu, sekolah tinggi tinggi hanya menipu rakyat sumut dengan menggelembungkan suara.

  3. Mengapa harus melakukan penipuan kalau mengingini kedudukan dan jabatan…..?sekaligus harus merusak citra masyarakat Nias pada umumnya dan NIas Selatan khususnya….?belajarlah untuk sportif dan profesional…?jan ampe kejerat hukum……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: