Nias Selatan Kab. Yang Kacau Sepanjang Waktu

Mau tahu cara bisnis internet

peta NiasKabupaten Nias Selatan berasal dari sebagian wilayah Nias yang terdiri atas: Kecamatan Lolomatua, Kecamatan Gomo, Kecamatan Lahusa, Kecamatan Hibala, Kecamatan Pulau-pulau Batu, Kecamatan Teluk Dalam, Kecamatan Amandraya, dan Kecamatan Lolowa’u. Kabupaten Nias Selatan dibentuk dalam UU Nomor 9 Tahun 2003 oleh presiden Republik Indonesia.

Kabupaten Nias Selatan penduduknya berjumlah 275.422 jiwa luas wilayah 1.825,20 km persegi dengan 214 desa.Nias Selatan sebelumnya adalah bagian Kabupaten Nias. Status otonom diperoleh pada 25 Februari 2003 dan diresmikan pada 28 Juli 2003.

Teluk Dalam adalah ibu kota Kabupaten Nias Selatan. Pusat kegiatan pemerintah daerah termasuk kegiatan ekonomi dan perdagangan serta pendidikan masyarakat setempat.

Transportasi umum di Kabupaten Nias Selatan adalah bis dan becak. Selain itu kapal kayu atau cargo untuk hubungan teluk dalam dan sibolga biasanya empat kali seminggu kalau cuaca laut tenang. Sedangkan hubungan udara dari medan ke gunung sitoli (kabupaten nias) dengan pesawat foker biasanya dua kali sehari.

Kultur sosial masyarakatnya.

Kabupaten ini merupakan perkawinan masyarakat yang sangat berbeda kebiasaan dan dialeg bahasanya sehingga so pasti akan susah untuk menyatu dalam menyamakan persepsi. Masyarakatnya terdiri dari pulau batu ada 2 kecamatan yaitu Pulau Batu (18.914 orang), Hibala (9.316 orang) atau sekitar 10 % masyarakatnya santun dan tidak cenderung memaksakan kehendaknya.

Kelompok kedua adalah masyarakat kecamatan Telukdalam (74.659 orang) atau katakanlah sekitar 30 % ini kelompok yang merasa kelas ningrat dan menganggap diri yang paling wah dan ingin menjadi penguasa disana karena merasa yang punya ibukota kebupaten biasanya mereka ini antara lain marga Dakhi, Duha, Manao, Fau, Wau, Sarumaha, Harita dll.

Kelompok ketiga adalah masyarakat pedalaman yang merupakan mayoritas terdiri dari Amandraya (26.969 orang), Lahusa (29.564 orang), G o m o (53.232 orang), Lolomatua (26.282 orang), Lolowau (32.090 orang)atau sekitar 60 %. Biasanya terdiri dari marga Halawa, Buulolo, Hia, Lase, Ndruru, Zebua, Tafonao, Laia dll dan karena mereka mayoritas maka apapun pemilihan yang dilakukan selalu dimenangkan oleh kelompok ini.

Nah kontradiksinya kelompok kedua sudah tahu ini selalu dimenangkan oleh kelompok ketiga sehingga tidak ikhlas menerimanya dan untuk menggagalkannya maka selalu dibuat kekacauan. Akhirnya Kabupaten ini sepanjang waktu kerjanya itu terus, kelompok ketiga mendapat kemenangan sebagai pimpinan dan kelompok kedua membuat sesuatu karena tidak ikhlas dipimpin oleh orang orang dari pedalaman.

Kekacauan demi kekacauan dialami oleh daerah ini semenjak menjadi sebuah daerah otonomi baru pada 28 Juli 2003 ditandai dengan beberapa orang penjabat atau Plt bupati Nias selatan yang ganti-ganti sepertiPlt Bupati Nias Selatanseperti Drs Nabari Ginting, kemudian Dr Freddy Ezra Munthe MSC COH (mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Prop SU) dan Drs. Edy Aman Saragih.

Pilkada Nisel pada 30 November 2005 diikuti oleh pasangan 1. Hengkie Yusuf Wau, SH, MH, / Drs. Arisman Zagoto. 2. David Dakhi / Faigi ziduhu Buulolo. 3. Fahuwusa Laia, SH, MH / Daniel Duha, SH. 4. IR. Ikhtiar Nduru / IR. Wartawan Giawa dan dimenangkan olehFahuwusa Laia, SH, MH / Daniel Duha, SH pilkada ini diwarnai berbagai kekacauan sampai Hadirat manao yang ketua DPRD masuk penjara .

Pemula mulai disini akan diajari cara bisnis internet

5 Tanggapan

  1. Ya iyalah masa orang Teluk dalam dipimpin oleh orang gunung seperti Fahuhuwusa Laia, ga pantas lagi.

    Bupatinya mestinya Hengky Yusuf Wau atau Sului Zisiwa Fau baru mantap.

    • Pemimpin tdak dinilai dari status sosial, kecerdasan dll……
      saatnya anak-anak nias menjadi orang yang luar biasa bkan membeda-bedakan…

      pemimpin itu adalah orang yang punya jiwa kepmpnan, tegas, adil, jujur dan berani…

      kita NIas sudah byk ketigalan … ibarat orang sudah sampe dibulan kta masih dikebon sayur….\\

      berikanlah kontribusi yang baik bagi daerahmu.. bagi pengalaman yg sudah didapat..

      maksimalkan SDA, SDM bisnis perdagangan dan sistem pemerintahan tata pembangunan dan atur orang – orang yang punya bisnis di nias dan tingkatkan Objek wisata… supaya memberikan Pajak kepda Daerah dan pendirian bisnis yang berlandaskan Goverment Permit….

  2. Apapun pendapat orang tentang perasaan orang Nias selatan tidak masalah, yang penting menurut saya yaitu: Pimpinan yang sekarang ini seharusnya sanggup menunjukan sisi baik dalam membangun kabupaten ini, bukan membalas dendam dengan pendapat publik yang nggak keruan gitu.

  3. Skarang Nias Selatan berubah 90 % sehubungan dengan terpilinya Bupati Pasangan IDEAL yang membawa perubahan. kita harus mendukung program Bupati untuk mengsukseskan Visi dan Misi Bupati yang Pro dengan Masyarakat terbukti dengan di perdakannya Pembebasan uang sekolah dan gratis pelayanan dasar kesehatan dan tidak adanya kutipan bagi pejabat yang menduduki jabatan akhir Kata ” PERUBAHAN…..YES!!!!!

  4. buat saudara yang memosting berita ini,janganlah kita memperburuk situasi/keadaan di NISEL,dengan mencantumkan kelompok2 dan marga2 diblog anda,kita seharusnya mencari solusi bagaimana agar NISEL itu bisa maju,jika anda merasa sakit hati dengan sesorang / kelompok tertentu,janganlah anda melibatkan semuanya,bagaimana dengan saudara kita yang ada diperantauan yang marganya tercantum diblok anda,apakah mereka tidak marah/emosi? justru dengan berita diblok anda ini dah menjadi salah satu unsur mengacaukan rasa kekeluargaan diNISEL.memang anda tidak mencantumkan marga saya,tetapi saya merasa memiliki kecintaan dan tanggung jawab untuk NISEL.Saohagolo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: