Nias Selatan, Pemilu Paling Kacau di Indonesia (4)

Anda diajari cara bisnis internet

Perhitungan Ulang Pemilu Nisel Mencekam

Suasana perhitungan suara hasil Pemilu Nias Selatan di Asrama Haji Medan, berlangsung mencekam. Anggota KPUD Nisel mengaku diteror preman. Kondisi diperparah dengan sikap aparat kepolisian yang bertindak over acting.

Pantauan Waspada, puluhan Caleg dan saksi Parpol berkumpul Asrama Haji Medan untuk memantau pelaksanaan perhitungan ulang hasil Pemilu Nisel. Bahkan Caleg dari daerah pemilihan lain juga mendatangi Asrama Haji Medan untuk menuntut perhitungan suara ulang di beberapa kabupaten lain, seperti Batubara dan Tapteng.

Bahkan sejumlah anggota KPUD Nisel yang hadir di Asrama Haji Medan mengaku mendapat teror dari sejumlah preman, yang disinyalir disuruh oleh pihak-pihak yang merasa dirugikan akibat keputusan perhitungan ulang suara hasil Pemilu Nisel itu.

Ketua KPUD Nisel, Hono Gododo kepada wartawan menceritakan bahwa mereka mendapat teror dari preman. Bahkan menurutnya, salah satu anggota KPUD Nisel berinisial A menelefonnya dan mengatakan bahwa dirinya sedang dibuntuti preman saat menuju Asrama Haji Medan.

“Saya sedang diikuti preman ini. Bagaimana? Saya ambil jalan lurus saja. Saya nggak berani masuk ke Asrama,” katanya menirukan ucapan rekannya tersebut.

Sementara itu, perhitungan ulang untuk enam Kecamatan di Kabupaten Nias yakni Teluk Dalam, Gomo, Lahusa, Amandraya, Lolowau, dan Lolo matua yang awalnya direncanakan dimulai pukul 16:00 pun jadi molor akibat surat suara yang diambil dari Nias Selatan terlambat sampai di Medan. Bahkan, sampai pukul 20:00 malam, perhitungan suara belum dilakukan.

Hingga pukul 15.00 Wib baru satu kecamatan yang tiba di Medan yakni Kecamatan Amandraya yang dibungkus dalam 253 karung dengan berat 2464 Kg (2,4 Ton).

Anggota KPUD Sumut Surya Perdana mengatakan, KPUD Sumut mengangkut seluruh surat suara Pemilu Nisel ke Medan menggunakan tiga pesawat yang disewa Pemprovsu. Surat suara itu dikeluarkan dari kotak suara dan dikemas dalam karung.

Nantinya, kata Surya, karung surat suara tersebut akan dibuka dihadapan Panwaslu, polisi dan saksi Parpol. Dan untuk mengejar waktu, personil dari sejumlah KPUD kabupaten/kota seperti Medan, Binjai, Langkat, Deli Serdang, Sergai dan Tebing Tinggi, juga dikerahkan untuk membantu perhitungan ulang.

Selain itu, untuk menghemat waktu, perhitungan juga akan dilakukan secara paralel. Dimana seluruh caleg DPRRI, DPRDSU, dan DPRD kabupaten/kota akan dilakukan secara bersamaan. “Jadi akan ada 18 perhitungan yang dilakukan serentak,” katanya.

Perhitungan suara juga tidak berdasarkan formulir C-1 ataupun kertas C2 plano . Namun langsung berdasarkan jumlah surat suara yang ada. “Karena menurut KPUD Nisel, data formulir C-1 yang beredar tidak valid. Dan kertas plano juga sudah tidak ada lagi,” katanya.

Begitupun, Surya yakin perhitungan ulang suara hasil Pemilu di Nisel itu akan selesai pada Sabtu (9/5) pagi, dan akan langsung mereka kirim ke Jakarta untuk penetapan hasil Pemilu secara nasional oleh KPU pusat.

Jumlah TPS di setiap Kecamatan yang akan dihitung ualang adalah, Teluk Dalam sebanyak 246 TPS dan 57.024 suara, Lahusa 97 TPS dan 21..451 suara, Gomo 177 TPS dan 39.235 suara, Amandraya 102 TPS dan 21.704 suara, Lolowau 141 TPS dan 21.954 suara, dan Lolomatua sebanyak 99 TPS dan 16435 suara.

Anda diajari cara bisnis internet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: