Nias Selatan, Pemilu Paling Kacau di Indonesia (3)

Anda diajari cara bisnis internet

Pemprovsu Sewa Dua Pesawat Angkut Surat Suara dari Nisel

Sedikitnya 150 ribu suara pemilihan calon anggota DPR-RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota dari enam kecamatan di Kabupaten Nias Selatan (Nisel), diharuskan dihitung ulang di Kota Medan, Sumatera Utara. Demikian putusan KPU Pusat yang disampaikan kepada KPU Sumut yang tembusannya diterima Gubsu H Syamsul Arifin.

Putusan menghitung ulang suara itu karena jumlah suara yang terkumpul ternyata melebihi Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ada di enam kecamatan Nisel tersebut. Data yang dikumpulkan menyebutkan, jumlah pemilih di Nisel mencapai 170 ribu orang dengan partisipasi pemilih mencapai 70% atau setara dengan 150 ribu surat suara.

“Dari tembusan surat Ketua KPU Pusat itu, KPU Sumut diperintahkan melakukan penghitungan ulang suara di enam kecamatan di Nisel. Untuk itu, KPU Sumut meminta bantuan dana ke Pemprov Sumut – sesuai Perpres 4 Tahun 2009 — yang kemudian disanggupi yang alokasi dananya diambil dari dana Tidak Terduga (TT) pada APBD Sumut 2009 bernilai total Rp53 miliar,” ucap Ketua Tim Koordinasi Pemilu Sumut RE Nainggolan.

Penghitungan ulang surat suara dari enam kecamatan Nisel, yakni Gomo, Loluwau, Lolomatua, Teluk Dalam (ibukota Nisel) dan Amandraya itu dilakukan di Asrama Haji Medan. Upaya mendorong surat suara dari Nisel ke Medan dilakukan dengan mencarter dua pesawat Merpati dan Riau Airlines. “Beban biaya dari mencarter pesawat ini ditanggung Pemprov Sumut,” ucap RE Nainggolan.

Di samping itu, lanjut RE Nainggolan didampingi Kadis Infokom Eddy Syofian, biaya transportasi penjemputan surat suara dari lima kecamatan di Nisel, biaya transportasi penjemputan dokumen lampiran, biaya penghitungan suara di 18 ruang di Asrama Haji Medan, serta biaya akomodasi untuk 250 orang di 30 kamar.

Kemudian biaya pengamanan, biaya penggandaan formulir, biaya pengganti transportasi petugas penghitung suara, biaya trasportasi pendukung proses rekap, yakni komputer dan printer 36 unit, LCD dan layar lebar 18 unit, serta mesin foto copy, kertas HVS dan kantong plastik yang seluruhnya ditanggung Pemprov Sumut dengan dasar permintaan KPU Sumut.

“Jadi penghitungan surat suara seberat 11 ton itu harus sudah selesai pada 9 Mei 2009 pukul 14:00 untuk dilaporkan ke KPU Pusat. Bila tidak, hal itu menjadi tanggung jawab KPU Sumut. Sedangkan Pemprovsu pada prinsipnya hanya membantu semaksimal mungkin kelancaran untuk proses tersebut,” tukas RE Nainggolan.

Anda diajari cara bisnis internet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: