Kisah Cinta Berujung Maut dan Bui(1)

Pemula mulai disini akan diajari cara bisnis internet

rani-cinta-copy2

Berawal dari gadis lugu Rani Juliani di Kampung Kosong RT 01/04 Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang yang berjuang memenuhi kebutuhan hidupnya dan menggapai cita-citanya. Menjalani hidup tanpa terlalu banyak rencana yang muluk-muluk sebagaimana kebanyakan gadis yang ingin mendapatkan penghasilan setelah menamatkan pendidikan SLTA.

Cerita inilah yang membawa berita yang fenomenal spektakuler karena Rani Juliani yang hanya seorang caddy di Taman Modern golf bisa membawa kematian kepada Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen dan mengantarkan ketua KPK Antasari Azhar kedalam bui.Sebagaimana biasa hari-hari Rani dimulai dengan pergi bekerja di Taman Modern golf di kota Tangerang sebagai gadis yang memiliki tanggung jawab untuk menyediakan keperluan biaya hidup dirumah neneknya maka Rani menjalankan pekerjaannya dengan baik.

Rani menyadari betul bahwa bekerja sebagai caddy tidak bisa mengandalkan gaji semata untuk membiayai hidupnya dan neneknya dan harapan para caddy adalah mendapatkan uang tip dari pemain golf yang dilayaninya untuk itu Rani selalu berusaha bersikap ramah dan baik kepada tamu-tamunya.Rani juliani adalah anak ketiga dari pasangan Haskin Abidin dan Sarnawati yang lahir pada tanggal 01 Juli 1986.

Rani mempunyai 1 kakak perempuan, 1 kakak laki-laki dan satu adik laki-laki. Di masa kecil, Rani tinggal bersama orang tuanya di Tangerang Banten dan ketika Rani menginjak usia 13 tahun, kedua orang tuanya bercerai sehingga Rani dan Adiknya memilih tinggal bersama nenek yang alamatnya tidak jauh dari rumah orang tuanya. Sementara kedua kakaknya sudah berumah tangga dan memilih tinggal di rumah yang ditinggalkan orang tuanya.

Menurut keterangan dari keluarga dekatnya, Ibu Rani Juliani pergi meninggalkan kedua anaknya setelah bercerai yang sampai kini belum diketahui keberadaannya. Hanya saja pengakuan tante Rani, Ibu Rani sekarang berada di salah satu Kota di Sulawesi sedangkan Ayah Rani memilih kawin dengan perempuan lain dan sekarang menetap di Surabaya.

Untuk mengetahui jejak pendidikan Rani juliani sangat sulit, namun berdasarkan informasi dari Yunita Ulfiani yang mengaku sebagai teman SMP Rani mengatakan bahwa Rani Juliani Tamat di SMPN 3 Kota Tangerang pada Tahun 2002 dan melanjutkan pendidikan pada salah satu SMA swasta di Tangerang. Menurut Delianto salah seorang guru SMA swasta tersebut mengatakan bahwa Rani adalah salah seorang siswa yang cerdas dan pernah mewakili sekolahnya pada Olimpiade Sains tingkat Kota Tangerang pada Tahun 2003.

Setelah menamatkan pendidikan SMA Rani ingin kuliah tapi tidak ada biaya untuk masuk di salah satu Perguruan Tinggi sehingga Ia memilih berprofesi sebagai caddy di salah satu Padang Golf yang tidak jauh dari rumah neneknya.

Di Padang Golf tersebut menjadi awal pertemuannya dengan Direktur PT. Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen. Rani adalah gadis yang baik dan sopan sehingga mendapatkan tempat yang istimewa di hati Nasrudin Zulkarnain. Pertemuan antara keduanya semakin sering bahkan Nasrudin sudah diperkenalkan Rani Juliani kepada neneknya. Dari nenek Rani Juliani pula Nasrudin mengetahui bahwa Rani adalah anak cerdas yang ingin kuliah.

Suatu waktu Nasrudin Zulkarnain mengajak Rani untuk berlibur ke Bali akan tetapi Rani menolak karena takut jangan sampai terjadi apa-apa dengan dirinya maklum Rani adalah perempuan yang sangat menjaga kehormatan dirinya. Nasrudin tetap memaksa hingga akhirnya rani setuju dan memberikan satu syarat “Rani akan Ikut, jika Adik, Nenek dan Kakaknya ikut juga sementara seluruh biaya ditanggung Nasrudin”. Nasrudin sebagai orang kaya menyanggupi syarat itu dan berangkatlah mereka ke Bali.

Sesampai di Bali mereka jalan-jalan dan menikmati keindahan pantai Bali hingga di suatu malam, Nasrudin menyampaikan kepada keluarga Rani bahwa Ia akan menikahi Rani Juliani. Keluarga Rani-pun senang dan setuju dengan keinginan Nasrudin Zulkarnain hanya Rani sendiri yang tidak setuju. Rani mengatakan bahwa Ia tidak akan menikah sebelum cita-citanya tercapai hingga membuat Nasrudin Terkejut. Nasrudin penasaran dengan cita-cita Rani Juliani yang tidak pernah terungkap selama mereka saling kenal. Di suatu pagi menjelang kepulangan mereka ke Banten, Nasrudin menanyakan cita-cita dambaan hatinya tersebut dan Rani-pun berterus-terang bahwa ia ingin kuliah untuk menjadi seorang Ahli Komputer.

Sepulang dari Bali Nasrudin semakin sering berkunjung ke rumah nenek Rani sehingga Nasrudin Zulkarnain sudah dianggap sebagai bagian dari keluarga Rani. Nasrudin sering datang ke rumah Nenek Rani, membuat Rani jarang masuk kerja karena harus menemani Nasrudin cerita di Rumah Neneknya.

Pada akhir bulan Mei 2007 Rani memutuskan untuk keluar dari tempat kerjanya karena sudah mendaftar kuliah pada STIMIK Raharja Tangerang dan mulai saat itu semua kebutuhan Kuliah Rani ditanggung oleh Nasrudin Zulkarnain.

Di Hari Minggu, Nasrudin Zulkarnain diajak oleh Antasari Azhar untuk bermain Golf di lapangan golf faforitnya. Dengan senang hati Nasrudin memenuhi ajakan sahabatnya. Untuk lebih meriahnya permainan, Nasrudin mengajak kekasihnya dan Rani Juliani sangat senang dengan ajakan itu karena Rani ingin sekali bertemu dengan teman-teman kerjanya di lapangan golf itu.

Sesampainya di Lapangan Golf, Antasari menanyakan kepada Nasrudin tentang hubungannya dengan Rani karena Antasari Tahu bahwa Nasrudin telah beristri dan teman perempuan yang datang ke Lapangan Golf itu bukan istri Nasrudin. Untuk menjawab rasa penasaran sahabatnya, Nasrudin mengenalkan Rani Juliani pada Antasari Azhar. Dan disaat itulah Antasari jatuh hati pada Rani Juliani kekasih sahabatnya.

Pemula mulai disini akan diajari cara bisnis internet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: