Hari Ini Propinsi Nias Dideklarasikan di Gunungsitoli

* Ayo Bersama Deklarasikan (ABD)

Setelah melalui rapat-rapat dan pendekatan ke Pemerintah Kabupaten Nias Selatan dan terakhir dilaksanakan rapat deklarator pada hari Sabtu 31 Januari di Pendopo Bupati Nias Gunungsitoli diputuskan akan mendeklarasikan Propinsi Nias pada hari Senin tanggal 02 Februari 2009. Nama propinsi yang mengemuka pada rapat pada hari sabtu adalah 5 nama yaitu :

1. Propinsi Nias

2. Propinsi Nias Raya

3. Propinsi Kepulauan Nias

4. Propinsi Nias Kepulauan

5. Propinsi Tano Niha

Para peserta akhirnya menyepakati memberikan nama Propinsi Nias, meskipun ada kekuatiran nantinya Kabupaten Nias mungkin akan berubah nama seperti Kabupaten Kepulauan Riau yang berubah nama menjadi Kabupaten Bintan …. Karena namanya dipakai Propinsi Kepulauan Riau.

Pada hari ini Senin, 2 Februari 2009 (02-02-09) bertempat di Pendopo Bupati Nias Berlangsung deklarasi Pembentukan Propinsi Nias. Acara diawali dengan pawai dimana Bupati Nias, Bupati Nias Selatan dan MUSPIDA plus beserta Kepala Dinas/Badan/Kantor berpawai dari pendopo menuju jalan samping BRI menuju Jalan Sirao terus melalui pasar menuju jalan Sudirman kemudian berbelok ke eks Nias Theater kemudin berbelok ke arah Markas PM kemudian melalui Pasar Gomo kembali ke Pendopo melalui jalan depan Kantor Pos.

Pawai dilaksanakan dengan berjalan kaki, mungkin ini menandakan semangat masyarakat Nias untuk bersatu kembali dalam wadah satu propinsi (meskipun panas terik, hitung-hitung sehat).

Acara dilanjutkan dengan Doa pembukaan oleh Pastor. Kemudian Laporan Ketua Tim Fasilitasi yang diketuai Fanolo Hulu (Assisten I Setdakab Nias) menyampaikan proses pertemuan hingga terlaksananya deklarator Propinsi Nias. Sekretaris Tim Fasilitasi adalh Talizokho Halawa (Staf Ahli Bupati Nias bidang Hukum).

Deklarasi Propinsi disampaikan oleh Justin Dakhi (mewakili Kabupaten Nias Selatan), mewakili Nias, Sirila Baeha (mewakili DOB Nias Utara), Pdt Beny Gulo (mewakili DOB Nias Barat) dan Tonaaro Zebua (mewakili DOB Kota Gunungsitoli). Menyampaikan bahwa Nias untuk mengejar dan keluar dari ketertinggalan dan mensejajarkan dengan daerah lain perlu bersatu dan membentuk Propinsi Nias. Selesai deklarasi dilanjutkan dengan fanguhugo (holi) oleh Bapak Ama Melia Giawa (AA Giawa) yang diawali dengan pantun tradisional menguatkan pernyataan para deklarator yang diwakili kelima perwakilan dan disahuti oleh dengan para peserta dengan tanda setuju.

Dalam deklarator terdapat nama-nama tokoh masyarakat Nias dan Nias Selatan dan ketiga DOB Kabupaten/Kota. Setelah pembacaan deklarasi dilanjutkan dengan penyampaian oleh Wakil Ketua DPRD Nias Selatan Sului Wau. Yang pada intinya mendukung deklarasi Pembentukan Propinsi Nias meskipun ada info dari salah seorang anggota DPRD Nias Selatan bahwa ada surat Pimpinan DPRD Nias Selatan yang melarang anggota DPRD Nias Selatan menghadiri Deklarasi Pembentukan Propinsi Nias.

Sambutan dilanjutkan oleh Ketua DPRD Nias Ingati M. Nazara yang mengharapkan agar disegerakan Peresmian DOB Kabupaten/Kota pemekaran Nias agar persyaratan hukum pembentukan Propinsi Nias dapat terpenuhi. Bupati

Nias Selatan Fahuwusa Laia dalam sambutannya mendukung pembentukan Propinsi Nias sebagai sarana kembalinya Nias Selatan yang beberapa waktu lalu seolah terpisah dengan Nias kembali dalam satu bingkai Propinsi Nias. Bupati Nias Selatan memohon maaf apabila dalam proses pemekaran Kabupaten Nias Selatan terjadi kesalah pengertian dapat bersatu kembali dalam kondisi yang baru.

Bupati Nias menyahuti sambutan Bupati Nias Selatan dengan mengatakan bahwa tidak ada yang dapat memajukan Nias selain orang Nias Sendiri, segalan perjuangan apabila dilaksanakan secara bersama-sama maka akan dapat terwujud dan terlaksana. Ungkapan ini disampaikan Bupati Nias dalam pepatah atau petuah-petuah dalam bahasa Nias.

Acara dilanjutkan dengan Makan bersama yang didahului oleh doa Bapak Pdt Beny Gulo (Pendeta BNKP Distrik Kota Gunungsitoli). Secara simbolik LBN menyampaikan sajian berupa sebuah kepala Kerbau dengan kata-kata pengantar adat dalam bahasa Nias dan dijawab mewakili dari undangan (Nias Selatan dan Ketiga DOB).

Usai makan bersama dilaksanakan dengan foto bersama, dimana terlihat Para MUSPIDA (DANDIM, KAJARI, Ketua PN, mewakili KAPOLRES), Wakil Bupati Nias Temazaro Harefa, Wakil Bupati Nias Selatan Daniel Duha, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Nias Selatan Fg. Hulu, Anggota DPRRI Idealisman Dakhi, Anggota DPRD Sumut Penyabar Nakhe, Sekda Nisel Hengki Yusuf Wau, Sekda Nias Martinus Lase, dan Ibu-ibu Tim Penggerak PKK.

Dari perbincangan dari peserta tampak ada pro kontra akan pembentukan Propinsi Nias. Yang kontra beranggapan bahwa deklarasi ini sangat prematur karena belum diresmikan DOB pemekaran Nias sehingga syarat administrasi tidak terpenuhi dan menduga ada udang dibalik bakwan yang justru kontra produktif dalam proses peresmian ketiga DOB pemekaran Nias.

Yang pro dan setuju pembentukan Propinsi Nias beranggapan bahwa deklarasi ini merupakan gerakan dalam penyatuan masyarakat Nias kembali yang sudah “terkotak-kotak” dan sering dibenturkan oleh pihak tertentu yang mencoba mengambil keuntungan dari “terpisahnya” Nias selama ini. Nias harus bersatu padu membangun diri sendiri dan itu hanya dapat terwujud apabila menjadi satu propinsi. Selamat berjuang …

Ada Komentar :

Hehe aya…aya wae, saya mendukung jika Nias jadi propinsi namun ada yang menggelikan……

Kalau mau bikin propinsi Nias harus meliputi paling sedikit 5 (lima) kabupaten/kota dengan surat persetujuan dari :
1. Keputusan DPRD kabupaten/kota hasil rapat paripurna.
2. keputusan bupati/ walikota

Lha DPRD dan Bupati Nias Barat siapa, DPRD dan Bupati Nias Utara siapa, DPRD dan Walikota Gunungsitoli siapa …….??

Mari kita baca UUnya dan PPnya…hehehe

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 2004
TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH
BAB II : PEMBENTUKAN DAERAH DAN KAWASAN KHUSUS :
Pasal 5 : (1) Pembentukan daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 harus memenuhi syarat administratif, teknis, dan fisik kewilayahan.

Syarat fisik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi paling sedikit 5 (lima) kabupaten/kota untuk pembentukan provinsi dan paling sedikit 5 (lima) kecamatan untuk pembentukan kabupaten, dan 4 (empat) kecamatan untuk pembentukan kota, lokasi calon ibukota, sarana, dan prasarana pemerintahan

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 78 TAHUN 2007
TENTANG TATA CARA PEMBENTUKAN, PENGHAPUSAN, DAN PENGGABUNGAN DAERAH

BAB III : TATA CARA PEMBENTUKAN DAERAH
Pasal 14 : Pembentukan daerah provinsi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (3) huruf a dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut:

a.Aspirasi sebagian besar masyarakat setempat dalam bentuk Keputusan BPD untuk Desa dan Forum Komunikasi Kelurahan atau nama lain untuk Kelurahan di wilayah yang menjadi calon cakupan wilayah provinsi atau kabupaten/kota yang akan dimekarkan.

b.Keputusan DPRD kabupaten/kota berdasarkan aspirasi sebagian besar masyarakat setempat;

c.Bupati/walikota dapat memutuskan untuk menyetujui atau menolak aspirasi sebagaimana dimaksud pada huruf a dalam bentuk keputusan bupati/walikota berdasarkan hasil kajian daerah.

d.Keputusan masing-masing bupati/walikota sebagaimana dimaksud pada huruf c disampaikan kepada gubernur dengan melampirkan:
1.Dokumen aspirasi masyarakat; dan
2.Keputusan DPRD kabupaten/kota dan keputusan bupati/ walikota sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) huruf a dan huruf b.

e.Dalam hal gubernur menyetujui usulan pembentukan provinsi sebagaimana yang diusulkan oleh bupati/walikota dan berdasarkan hasil kajian daerah, usulan pembentukan provinsi tersebut selanjutnya disampaikan kepada DPRD provinsi;

f.Setelah adanya keputusan persetujuan dari DPRD provinsi, gubernur menyampaikan usulan pembentukan provinsi kepada Presiden melalui Menteri dengan melampirkan:
1.Hasil kajian daerah;
2.Peta wilayah calon provinsi;
3.Keputusan DPRD kabupaten/kota dan keputusan bupati/ walikota sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) huruf a dan huruf b; dan
4.Keputusan DPRD provinsi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) huruf c dan keputusan gubernur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) huruf d.

11 Tanggapan

  1. Ini trik elite politi Nias mrk memanfaatkan eforia masy.Nias yang memang seluruhnya menginginkan propinsi Nias termasuk saya.

    Kalau sekedar gaung propinsi Nias, boleh-boleh saja cuma ini jauh panggang dari api.

    Jadi “gaung” atau gongngongan ini dimanfaatkan :
    – oleh partai politik yg berkuasa/partai demokrat guna meraup suara di pemilu.
    – elit Nias mengganjal protap dan si hadirat yg bodoh itu.

    Maka buat pemilih di Nias marilah kita pilih caleg ABD alias asal bukan demokrat.

    Hidup A.B.D
    Hidup Asal Bukan Demokrat.

  2. Yaho’owu.
    Yang menjadi pertanyaan besar dalam diri saya sebagai orang nias bila terbentuk propinsi nias, adalah :
    1. Perekonomian Masyarakat nias dapat meningkat bila terbentuknya propinsi Nias??
    2.Dapatkan Taraf Pendidikan masyarakt nias lebih tinggi ? ,bila terbnetuknya propinsi nias (PN)
    3.Dapatkan membangun Nias dengan pesat, Bila terbentuknya PN?
    Bukannya untuk memadamkan aspirasi PEMDA,Elite POlitik dan masyarakt nias untuk membentuk propinsi nias (PN), tetapi ada hal yang terpenting yaitu bagaimana cara meningkatkan 3 hal yang menjadi pertanyaan saya diatas, mungkin yang perlu dilakukan oleh kita semua sebagai masyarakat nias adalah bagaimana agar dapat meninggalkan pola pikir lama, dan terpetak-petak serta bersama-sama membangun Tano Niha, dan yang terpenting adalah bagaimana KKN di nias itu dapat berkurang (kalau hilang mungkin butuh waktu,harus memotong 2 atau 3 generasi agar bersih) dan bila hal ini tidak dicermati maka pembentukan PN menguntungkan pihak-pihak yang berkepentingan bukan menguntungkan masyarakat Nias,tetapi Oknum.tetapi apabila 3 pertanyaan saya terpenuhi dan nyata di kehidupan masyarakat Nias,Tidak ada salahnya melakukan pembentukan PN, demikian comnetar saya sebagai warga nias. diperantauan.

  3. Lahir aja blom, sudah minta kawin.
    Ada-ada aja kalian ini. kurang kerjaan.

  4. Setuju dengan cetusan ini, pemekaran provinsi nias adalah bentuk kepedulian yang nyata terhadapa perkembangan nias dimasa yang akan datang. Kita tahu NIAS Potensinya banyak dan belum tersentuh, jangan sampai orang lain yang menikmati. Putra Nias punya hak dan kewajiban dengan cetusan in. Kami kirim doa putra Nias dari rantau semoga sukses dan Nias Kembali bersatu. YA’AHOWU. NIAS MAJU, NIAS MAKMUR, NIAS BERADAB.

  5. Kita bernyanyi bersama yuk………Untuk Nias Yang Mahu Maju, Makmur dan Beradab.
    Tano niha, banua somasido
    Tano situmbu yao fona
    Memukoli ndao bajarou baloolifudosa ia

    Tano situmbudo, mohili baebolo ndraso
    so nuno nidano bambombo
    Fasui asi sebolo.
    YYYYYYYYYYYYYEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE. N I A S

  6. Putra Nias yang tidak setuju dengan pemekaran Provinsi Nias adalah orang tidak berpendidikan dan primitif. jadi Diam saja hargai perjuangan positif PUTRA NIAS yang baru.

  7. Terima kasih,

    Kepada pemerintah yang telah bersusah payah untuk pemekaran Daerah nias. saya setuju diberi nama Propinsi NIAS.
    Pesan: JANGAN ADA KORUPTOR DI NIAS…..!!!!!!!!

    SAYA asli anak nias, sekarang saya ada diYogyakarta melanjut KULIAH.

  8. Dan tolong jangan ada istilah perang politik, jd, bersedia untuk menang dan kalah…………..
    teladanilah negara amerika jangan tiru diindonesia sae afokho hogoda??
    selamat dan sukses buat kandidate yang terpilih hari ini, saya mewakili kawan – kawan di Jogja berpesan bekerjalah sesuai dengan aturan jangan korupsi Waktu, Uang dll

  9. MAJU TRUS PULAU NIAS .. DALAM DARAHKU MENGALIR TANAH DAN AIR DIPULAU NIAS OKEE….

  10. SARAN DONK KALAU BISA BENERIN DULU LAH DAERAH PEMEKARANNYA KASIAN YANG CPNS NYA BELUM JELAS NASIBNYA DAN HIDUP MASYARAKATNYA BELUM MAKMUR, KALAU DAU SDM NYA MAJU MAKA JADI NEGARA PUN NIAS INI BISA.

  11. HAl YAng aku tanggepin dr saran yang sudah kedulu,smoa saran itu perlu,tapi alangkan lebih baek nya yang berkomentar jgn berkomitmen bahwa yang menolak pemekaran nias jadi propinsi itu bodoh.tidak temen!biarkan dia beraspirasi,dan hal itu memank perlu,saudara sendiri pernah terpikir tidak setelah nias jADi satu provinsi nanti,,bisa bangun dan berkembangan gak??gak pa2 klo se ia dan se kata.sekarang ja masih kota madya tapi disana sini masyarakat byk bersorak2 tanpa pemerintah pedulikan!bagaimana nanti,memanfaatkan SDA yg sudah ada aja tidak bisa!
    jd nurut saya untuk pemekaran nias ini kami anak nias mendukung hanya saja jangan hanya menguntungkan oknum2 tertentu.justru saran saya marilah kita saling berpangku tangan memajukan nias menjadi masyarakat sejahtera adil dan makmur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: