Temu Caleg DPR RI Putra/i Nias Dapil Sumut II di Jakarta, Seru !

Seru dan semangat. Itulah yang mewarnai temu caleg sabtu, 1 November 2008 acara yang berlangsung dari jam 14.00 s/d 19.00 ini sangat menarik walaupun diantara peserta ada yang tidak bisa membedakan mana tugas legislatif dan mana tugas eksekutif.

Pelaksana Ebenezer Hia dari lembaga pemberdayaan potensi Nias (LP2N) berusaha menghadirkan 10 caleg yang berdomisili di Jakarta yaitu :

YANG BERANI TAMPIL DAN PUNYA NYALI

– Drs. Arisman Zagoto (Urutan 3 PDS no.25)
– Otniel Lizaro Waruwu, SE (Urutan 4 PPRN no.4)
– Drs. OLOZOTUHO HARITA, S.Sos, M.Si (Urutan 4 Partai Hanura no.1)
– FONDRARADODO NDRURU, S.KOM (Urutan 10 PD no.31)
– DERMAWATI HAREFA, SH (Urutan 5 Partai Gerindra no.5)

– ASALI LASE, S.Pd, MM (Urutan 4 Partai Kedaulatan no.11)

YANG PERLU KEBERANIAN….. !!!
– Dr. Yasonna Laoly, SH (Urutan 2 PDIP no.28) tidak datang karena ada rapat.
– ESTHER GN. TELAUMBANUA (Urutan 1 PDP no.16) tidak datang karena ada rapat.
– Ir. ICHTIAR NDRURU (Urutan 11 Partai Golkar no.24) tidak datang.
– KURNIA JAYA F. DAELI, SE (Urutan 5 PDIP no.28) tidak datang karena ada rapat.

Sedangkan 6 caleg lainnya berada diluar Jakarta yaitu
– DARIUS TELAUMBANUA, S.Si (Urutan 2 Partai Pelopor no.22)
– AMOSI TELAUMBANUA (Urutan 2 Partai Buruh no.38)
– JULIANUS DOHA STh (Urutan 3 Partai Barnas no.6)
– FIDELIS GIAWA (Urutan 6 Partai Gerindra no.5)
– AROZATULO GEA (Urutan 10 PPRN no.4)
– TA’ILAE WAU (Urutan 5 PDS no.25)

Diawali dengan doa oleh bapak Ama Deni Hulu lalu pengantar oleh Direktur Eksekutif LP2N Ebenezer Hia yang menyampaikan bahwa potensi Masyarakat Nias sangat besar jika dimanfaatkan dengan baik seperti kemampauan masyarakat Nias menggolkan pemekaran 3 daerah kabupaten/kota baru-baru ini dan banyaknya putra/i Nias yang sukses berperan di komunitas/pekerjaan yang berada diluar komunitas masyarakat Nias. Terbukti juga bahwa pada pemilu 2009 putra/i Nias yang menjadi caleg DPR RI cukup banyak ini sangat membanggakan dan merupakan indikasi potensi putra/i Nias.

Khusus di dapil II Sumatera Utara kita senang dengan adanya 16 orang Nias yang berkompetisi disana namun ada kekuatiran bahwa di dapil ini jika tidak dicermati dengan baik maka resiko terburuk yaitu seorangpun tak ada orang Nias yang bisa lolos ke Senayan jika suara pemilih orang Nias di dapil ini tidak terfokuskan pada 2-3 nama caleg tetapi merata kepada semua caleg sehingga perolehan suara setiap caleg rata-rata 30.000 suara. Dapil II Sumut perkiraan suara untuk 1 kursi DPR RI adalah 170.000 suara sedangkan pemilih orang Nias di dapil ini diperkirakan ada 600.000 sampai 700.000 orang yang tersebar di Kabupaten Nias, Nias Selatan serta di 12 Kab/kota lainnya.

Intinya pertemuan kita ini, kata Ebenezer Hia adalah agar setiap caleg DPR RI asal Nias di dapil II Sumut memperkenalkan dirinya sebaik-baiknya sehingga inilah yang diketahui oleh masyarakat dan merupakan dasar untuk mesosialisasikan para caleg kepada kerabatnya di kampungnya atau kenalannya yang ada di dapil II Sumut sehingga nanti anggota DPR RI yang berasal dari orang Nias bisa mencapai 3-4 orang.

Selanjutnya Kata arahan dari orang tua yaitu bapak Hanati Nazara, SH yang mengatakan bahwa cukup lama kita selalu terpinggirkan karena kurangnya persatuan dan kesatuan diantara orang Nias sehingga di banyak sektor apa yang seharusnya hak kita sering tidak menjadi milik kita, oleh karenanya saatnya bagi masyarakat Nias untuk menghimpun kekuatan guna meningkatkan peran serta di lembaga legislatif dan eksekutif baik di pusat maupun di daerah tingkat propinsi. Kegiatan seperti ini sangat penting manfaatnya guna menghindari resiko tidak ada atau tidak maksimalnya orang Nias anggota DPR RI dari dapil II Sumut.

Pada acara perkenalan caleg masing-masing diberikan waktu 5 menit untuk mengemukakan segala sesuatu mengenai dirinya dan program atau latar belakang mencalegkan dirinya. Sesi yang dipandu bapak Ir. Abisaloni Gulo, MM ini bagi peserta temu caleg terasa sangat menarik karena melihat caleg berbicara langsung namun bagi beberapa caleg terasa ada yang bisa memanfaatkan dengan baik namun ada juga yang kurang bisa memanfaatkannya.

SRIKANDI NIAS

Sesi berikutnya adalah termin tanya jawab yang dipandu Ir. Nefos Daeli MKes lalu diakhiri dengan membentuk tim independen yang berperan mesosialisasikan para caleg, tugas pengawasan dan advokasi di perjalanan menuju pemilu 2009.

Ibu Dermawati SH dari partai Gerindra no.urut 5 tampil dengan ungkapan mari kita ukir sejarah bahwa saatnya putri Srikandi Nias duduk di DPR RI, putri Nias sejati yang mengerti akan bahasa, budaya serta kepribadian Nias secara menyeluruh. Saya asli dan 100 % Nias dan saya sering bertemu dengan masyarakat Nias terlebih di waktu ada kesusahan dan saya juga sebagai BENDAHARA UMUM DPP HIMNI (Himpunan Masyarakat Nias). Tanpa ada keraguan sedikitpun PASTI saya berkarya untuk Nias demi kesejahteraan masyarakat Nias, tambah Ibu yang bekerja dibidang swasta ini. Selamat berjuang bu Dermawati !.

PEMBERDAYAAN EKONOMI NIAS

Salah seorang caleg Otniel Lizaro Waruwu, SE dari partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) ketika redaksi menanyakan TEMU CALEG yang barusan dilaksanakan, Waruwu mengatakan bahwa sangat berterima kasih kepada LP2N yang sudah mefasilitasi pertemuan tersebut, saya sangat senang dengan moment seperti itu sehingga ada media komunikasi langsung kepada masyarakat untuk menyampaikan pemikiran kita para caleg seperti saya pribadi yang selama 2 tahun mengabdi di Nias melalui BRR telah merintis beberapa usaha pemberdayaan ekonomi masyarakat nias disana seperti pengembangan program ekonomi telah dibangun koperasi-koperasi para perkampungan nelayan, kerajinan, peternak dan petani diberbagai pelosok Nias, pembangunan pasar yaahowu dan PPI pasar tradisional. Nah dalam menjaga agar program yang telah ada tersebut tetap survive dan bila perlu ditingkatkan lagi serta dikembangkan ke tempat-tempat lain di Nias maka saya bersedia menjadi calon anggota DPR RI nanti kalau Tuhan berkenan saya bisa di legislatif akan bisa memantau program pemberdayaan ekonomi di Nias.

21 Tanggapan

  1. Selamat buat Ibu Dermawati Harefa SH, maju trus ibu kami kampanyekan ibu di Nias.

  2. Kalau tdk salah Pak Otniel Lizaro Waruwu, SE itu kan yang merencanakan Pasar YAAHOWU. Keren juga ya.

    Kalau Ibu Dermawati Harefa, SH OK juga tuh… biar ada putri Nias di DPR-RI. Asal Suaminya mendukung, kalau suaminya cemburuan gausah ya bu. hehehehe. Soalnya di DPR-RI banyak godaannya. Putri Nias kan biasanya malu2.

  3. Mari kita dukung Ibu Dermawati sebagai utusan perempuan Nias di DPR RI. Ibu dermawati orang yang mengerti organisasi dan siap untuk jadi anggota parlemen di Senayan.

    Tuhan memberkati

  4. Mana mukanya si Esther Telaumbanua, ponakan orang batak dan si Ikhtiar Nduru, iparnya orang batak. kenapa kalian tak berani datang memperkenalkan diri di hadapan orang Nias ?

    Takut ! atau tak siap menerima kritik ! makanya kalian tak layak mewakili masyarakat Nias.

    Hidup Arisman, Otniel, Dermawati, Asali, Olozotuho, Fondaradodo !

    Kalian Berani dan siap dikritik.

  5. Sangat bagus acara perkenalan dan tanya jawab caleg seperti itu saya lihat ada bapak Hanati nazara SH, Dr. Fakhili Gulo dosen Unsri Palembang, Ifolala Ndruru SH, Valentinus D Gulo MBA, Drs. Faoziduhu Lawolo, Fatizaro Hulu SE, MM yang mengkritisi para caleg DPR RI.

    Selamat buat LP2N yang telah memulai peduli akan kepentingan Nias.

    Ditunggu acara selanjutnya

  6. Mantap ! Bravo caleg Nias.
    Bang Otniel Waruwu caleg yang bisa membuat ekonomi Nias berdaya. mari kita pilih !

  7. Saya sangat setuju Dermawati Harefa SH kita dukung bisa lolos ke Senayan daripada Esther Telaumbanua.

    Maju terus bu Dermawati GBU

  8. Ternyata ada caleg pengecut ya seperti Ikhtiar, Esther, Yasona dan Kurnia Daeli.

    Kalau Kurnia Daeli tak apa-apa tapi Ikhtiar, Esther, Yasona itu gimana orangnya. katanya ketua umum DPP HIMNI, ketua yayasan Tuhi-tuhi dan seorang doktor..hehehe okelah moralnya sudah ketahuan biarlah masyarakat Nias yang menilai mereka.

  9. Saya sangat setuju ibu Dermawati Harefa menjadi caleg ke DPR RI.

    Hidup Perempuan Nias.
    Yaahowu

  10. Wah ini forum yang bagus sekali untuk mengenal caleg.
    sayang sekali saya berada jauh dari Jakarta sehingga tidak bisa datang.

    Saya setuju ada anggota DPR RI dari perempuan Nias.
    Sukses buat Ibu Dermawati Harefa SH dari Partai Gerindra.

    Fanotona Gea
    P.Siantar Sumut

  11. Salam kenal, semoga sukses selalu.

  12. Saya ucapakan selamat kepada Asali Lase caleg dari Partai Kedaulatan.

    Sukses selalu

  13. Bila yang dibutuhkan ke senayan ada 4 orang maka mereka adalah :

    1. Asali lase, partai Kedaulatan nomor urut 4.
    2. Otniel Lizaro waruwu, partai peduli rakyat nasional no.urut 4.
    3. Arisman zagoto, PDS nomor urut.3
    4. Dermawati harefa, partai Gerindra no.urut 5.

    Hidup Nias !
    Selamat berjuang untuk ke Senayan.

  14. Saya sangat mendung caleg peremuan Nias Dermawati Harefa SH saatnya putri Nias tampil di Senayan.

    selamat buat Dermawati Harefa

  15. Semoga ada putra/i Nias yang bisa lolos ke Senayan kalau semuanya ada 16 orang adalah mustahil.

    Yang serius memang paling 3-4 orang saja yang lain hanya numpang nama saja. Dan akan kelihatan nanti siapa yang serius.

    Terima kasih

  16. saya mau dukung caleg yang mau bertemu dengan saya. akan saya tunggu di zitambai nasi tano you ba dumula.

    Na so zofeta ba nahagu ba ujamin wa oya sibai zamili yaia.

    Yaahowu

  17. Redaktur yang baik,

    Terima kasih atas penerbitan sarana komunikasi dan informasi “yaahowufefu.com”. Baru pertama kali saya kunjungi. Design sederhana, mudah diikuti, tetapi isinya padat dan informatif.

    Saya membaca rubrik ini, khususnya temu caleg DPR RI, yang kebetulan saya menjadi salah satu moderator (fasilitator) pada sesi diskusi interaktif antara caleg dengan audiens, walau tidak sampai selesai. Saya pulang duluan karena mengikuti acara di tempat lain pada waktu yang hampir bersamaan.

    Saya terganggu dengan pemaparan dan penyebutan para caleg: yang berani tampil dan punya nyali, dan yang pengecut. Mestinya tidak demikian pemaparan dan penyebutan para caleg itu, khususnya “pengecut”. Ini adalah bentuk “judgment”, yang tidak memiliki alasan dan dasar yang kuat. Jangan dengan mudah kita menghakimi seseorang, bila hanya karena tidak datang (tampil) pada “hajatan” yang sedang kita buat.

    Apalagi bila yang bersangkutan, sudah memberitahukan alasan ketidak-hadiran nya pada saat itu. Harus disadari bahwa seseorang memiliki agenda setiap waktu sesuai fungsi dan perannya secara sosial dan profesional di berbagai entitas. Semua agenda ini harus dikelola dengan baik. Dan tidak jarang agenda-agenda ini bersamaan waktu-nya dengan yang lain. Apalagi kalau salah satu agenda kegiatan dirancang serba mendadak. Waktu bagi seseorang untuk menyesuaikan diri sangat terbatas.

    Penilaian seseorang tidak hanya dilihat pada satu momen tertentu, tetapi keseluruhan kiprah dalam sosial dan profesional. Dalam konteks Nias, penilaiannya adalah perjuangan kepada seluruh komunitas Nias, bahkan nasional dan internasional.

    Saya protes, penyebutan “pengecut” itu. Tidak etis, dan pembunuhan karakter seseorang.

    Salam,

    catatan Moderator : telah terima email dari website lain sehingga nama website ini dibetulkan yaitu ” yaahowufefu.com”.Terima kasih

  18. saya sangat setuju dengan acara temu caleg yang berusaha mengumpulkan caleg Nias DPR RI dan dari 10 orang yg diundang ternyata yang datang ada 6 orang dan masyarakat, khususnya yang hadir telah mengenal mereka dan bisa memberitahukan/menyebarkan tentang mereka ke masyarakat Nias lainnya.

    Yang tidak hadir kalau memang sudah diiformasikan berarti caleg tersebut tak mau memanfaatkan kesempatan yang ada utk dekat dengan masyarakat atau mereka agak angkuh, memang kalau melihat yang tak datang seperti Ibu Esther, Pak Ikhtiar, Yasona dan Kurnia Jaya Daeli semuanya orang yang “menganggap” diri mereka sudah besar, pantaslah bagi mereka disebut PENGECUT !

    Hidup partai Demokrat !
    Hidup partai Hanura !
    Hidup partai Gerindra !
    Hidup partai peduli rakyat !
    Hidup partai Damai Sejahtera !
    Hidup partai Kedaulatan !

    Mari kita kalahkan caleg yang sombong dari partai PDP, Golkar dan PDIP.

    Mereka Tidak layak jadi wakil masyarakat Nias di DPR RI.

    Merdeka. Yaahowu

    Samati Ndruru
    Kader Partai Demokrat

  19. Assalamualaikum.
    Saya Errie Erlangga wirausahawan asal Bandung yang bergerak di bidang pengadaan atribut sosialisasi Partai Politik/Pilkada seperti Kaos,Bendera,Pin,Sticker,Banner… dsb.
    Mengingat telah dimulainya proses kampanye Pemilu thn 2009 maka saya bermaksud untuk mengajukan penawaran pengadaan atribut tersebut diatas.
    Jikapun ada yang membutuhkan jasa saya di bidang tersebut, Insya Allah saya siap membantu dengan kemampuan yang saya punyai. Saya sertakan pula alamat tempat proses produksi :
    Jl.Bojongloa GG.Kurnia No.4-6 Bandung Jawa Barat .
    Tlp (022)92176057-08157115475.
    Email:errie_erlangga@yahoo.com
    Demikianlah pengajuan penawaran dari saya.
    Atas perhatian serta kerjasamanya saya ucapkan banyak terima kasih.

    Jazakallah.

    Errie Erlangga

  20. he ba towi-towi hana ohulo wongi wanuno-nuno fao susu wongi te so zolohe lofo sisokhi.

  21. Yaahowu mbanuada ononiha fefu

    Saya Asali Lase sangat berterima kasih atas keikutsertaan LP2N ( Pak Ebenezer Hia )sebagai mediator informasi dalam hal pelaksanaan pemilil Legisslative maupun PILPRES mendatang . yah dalam kompetisi politik yang telah kami jalani pada tgl 09 April yang lalu merupakan sebuah perebutan jabatan dari masing-masing partai untuk mewakili rakyat di kursi DPR RI mendatang . Memang ada beberapa partai yang tidak memenuhi syarat . Pengalaman saya selama sosialisasi di beberapa daerah di SUMUT II bahwa masyarakat sangat mengharapkan uluran tangan dari Caleg terpilih untuk lebih memperhatikan nasib rakyat dan tidak hanya ” JANJI “khususnya di Nias agar lebih diperhatikan di bidang pertanian , Listrik dari Desa Iraono Lase ke Kecamatan Alasa sampai saat ini pemerintah masih belum menyentuh secara keseluruhan., air bersih dll. Tentu kesulitan yang dihadapi masyarakat saat ini merupakan tugas utama dari DPR /DPRD terpilih , karena selama ini DPR tersebut hanya bergantung dari APBD dari PEMDA setempat dan masih banyak kejadian lain seperti gedung DPRD Nias dijadian lokasi bisnis perjudian , Harapan saya agar wakil rakyat pada periode berikutnya membawa investor ke Nias untuk mengolah sumberdaya alam yang masih belum tersentuh begitu jua pemerintah membuka diri untuk menerima Investor untuk bekerjasama membangun Nias – Sumatera Utara pada masayang akana datang terutama Listrik yang fasilitasnya masih belum memadai ( kurang Arus )

    Saohagolo Yaahowu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: